Selasa, 24 November 2020 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Isu Kanker Usus Besar Tak Bisa Disembuhkan Ternyata Hoax
Kamis, 06-12-2018 - 21:04:30 WIB
Foto: Ilustrasi Kanker usus besar/Viva*
TERKAIT:
 
  • Isu Kanker Usus Besar Tak Bisa Disembuhkan Ternyata Hoax
  •  

    BANGAI.ID, JAKARTA - Akhir-akhir ini masyarakat dibuat resah dengan kabar yang beredar melalui pesan berantai mengenai isu kanker usus besar yang disebut tidak dapat dicegah dan diobati.

    Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Ari Fahrial Syam menyatakan bahwa kanker usus besar adalah penyakit yang dapat dicegah dan diobati.

    "Kanker usus besar ketika kita bisa mendeteksinya secara dini, maka bisa diobati. Untuk penderita stadium satu kemungkinan hidup selama lima tahun memiliki persentase 90 persen," ujarnya dalam seminar yang diadakan di Ruang Senat FKUI, Jakarta, Kamis(6/12) Dilansir dari Viva.

    Usus besar yang panjangnya 60 cm – 70cm memiliki fungsi utama menyerap air dari feses. Organ ini bisa terkena kanker karena menjadi tempat tersimpannya kotoran, sehingga usus besar berinteraksi langsung dengan apa yang dikonsumsi.

    "Data terbaru menyebutkan, kanker usus besar menjadi kematian nomor dua yang disebabkan kanker. Sementara dari jumlahnya menempati angka nomor dua, setelah kanker paru-paru," katanya.

    Lalu jika dilihat melalui gender, laki-laki lebih berpotensi terkena penyakit ini, dibanding perempuan.

     Adapun faktor-faktor yang menyebabkan kanker usus besar ialah terlalu banyak memakan daging merah dan kurangnya mengkonsumsi buah dan sayuran.

    Selain itu perokok pasif dan aktif juga rentan terkena penyakit ini. Faktor lainnya ialah kegemukan, kurang bergerak dan terlalu banyak konsumsi alkohol. 

    Ari menyarankan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan apabila mengalami buang air besar berdarah, pola buang air yang tidak teratur, sakit perut secara berulang, turun berat badan, pucat dan terdapat benjolan di perut.

    "Semakin dini ditemukan, harapan hidup akan semakin besar. Masyarakat harus tetap menjaga pola hidup yang sehat," tuturnya.(*)




     
    Berita Lainnya :
  • Isu Kanker Usus Besar Tak Bisa Disembuhkan Ternyata Hoax
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Lurah Petamburan, Titik Awal Tracing Karena Positif Covid dan Hadir di Acara Maulid serta Pernikahan
    Minggu 22-11-2020 - 05:15
    Arya Sinulingga Tidak Akan Adukan Balik Pospera
    Jumat 20-11-2020 - 13:38
    Peri Rinandar: Relawan yang Mundur Adalah Keputusan Cemen
    Kamis 19-11-2020 - 18:15
    Doni Monardo Ingatkan Kepala Daerah untuk Larang Semua Kegiatan Kerumunan
    Kamis 19-11-2020 - 17:32
    DPP Hanura Minta Proses PAW DPRD Siak Disegarakan dan Sesuai dengan Regulasi
    Rabu 18-11-2020 - 14:34
    Solidaritas Jaringan Reformasi Apresiasi Satgas Covid-19 Kirimkan Masker untuk Kegiatan Habib Rizieq
    Minggu 15-11-2020 - 08:27
    RSUD AA Jalani Dua Fungsi Pelayanan Secara Maksimal Untuk Masyarakat
    Kamis 12-11-2020 - 13:35
    Ditengah Covid, RSUD Tetap Lakukan Operasi Berat Bahkan Operasi Jantung Secara Mandiri
    Kamis 12-11-2020 - 13:31
    Cuma Bikin Masalah, Aminnullah Disarankan Mundur
    Selasa 10-11-2020 - 16:53
    RNA98 : Revolusi Akhlaq Itu Apakah Harus Merugikan Orang Lain?
    Selasa 10-11-2020 - 16:47
    Tidak Ada Benang Kusut yang Tidak Bisa Diurai
    Senin 09-11-2020 - 07:31
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Bangai.iD | ruang inspiratif