Sabtu, 04 Februari 2023 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Memahami Kerja Otak Lewat Film Horor
Rabu, 05-12-2018 - 23:32:54 WIB
Foto: Ilustrasi takut/Viva*
TERKAIT:
   
 

BANGAI.ID, JAKARTA - Menonton film horor adalah mimpi buruk buat banyak orang, terutama wanita. Tapi para ilmuwan justru menggunakan adegan dari film horor untuk mencari tahu soal sebuah jalinan kunci neural pada manusia yang menjelaskan bagaimana otak memproses perasaan takut dan cemas.


Hasil penemuan diharapkan bisa membantu mencari cara baru untuk menyembuhkan para penderita masalah mental. Banyak orang yang cenderung untuk terus mengingat pengalaman buruk karena dianggap berguna untuk mempertahankan hidup sehari-hari. Akan tetapi, interpretasi yang berlebihan terhadap rasa takut justru hanya menimbulkan kecemasan dan berbagai masalah mental lain, begitu kata para peneliti.


Para peneliti tak perlu mengira-ngira lagi soal sirkuit di otak yang memunculkan ketakutan. Kini, para peneliti dari Universitas California Irvine (UCI) di Amerika Serikat telah merekam aktivitas neuron dengan menggunakan elektroda yang diselipkan di amygdala dan hippocampus (dua bagian di otak) pada sembilan orang saat mereka menyaksikan adegan film horor untuk merangsang munculnya rasa takut.


“Elektroda di dalam otak menangkap gerakan neuron yang melesat setiap milidetik dan mengungkapkan dalam waktu yang sesungguhnya bagaimana otak mempengaruhi stimuli ketakutan,” jelas Zheng Jie, alumnus UCI.


Para peneliti mendapatkan amygdala dan hippocampus memegang peranan penting dalam mengenali stimuli emosional dan melekatkannya di memori.


“Kenyataannya, neuron di amygdala dilepaskan 120 milidetik lebih awal dari yang di hippocampus. Kami bisa menghitung dinamika otak dengan presisi seperti itu,” kata Zheng lagi, dilansir Tempo.


Penelitian terhadap manusia dan hewan telah menegaskan peran amygdala dalam memproses rasa takut dan oeran setara hippocampus dalam meningkatkan proses memori dari peristiwa-peristiwa emosional. Sebelumnya tak pernah diketahui bagaimana dua bagian otak yang saling berdekatan tersebut berinteraksi dalam mengenali stimulus rasa takut.


Dengan memahami aktivasi dari jaringan otak dalam memproses stimuli rasa takut sangat penting dalam mengembangkan cara penyembuhan baru masalah mental. Hasil penelitian itu diterbitkan di jurnal Nature Communications.(*)




 
Berita Lainnya :
  • Memahami Kerja Otak Lewat Film Horor
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Pemilu 2024
    Golkar di Sumatra I Nyatakan Sikap Airlangga Hartarto Capres 2024
    Minggu 22-01-2023 - 13:32
    Pegadaian Siapkan Program Cicil Motor Listrik Secara Syariah
    Selasa 17-01-2023 - 14:02
    Nasabah Pegadaian Tumbuh 2 Digit Jelang Akhir Tahun 2022
    Kamis 05-01-2023 - 18:22
    Jelang Akhir Tahun, Pegadaian Tetap Buka Hingga 30 Desember 2022
    Kamis 29-12-2022 - 19:43
    Ulang Tahun Pernikahan ke 34 Idris Laena Didoakan Ketum Airlangga dan Bagikan 3400 Paket Sembako
    Selasa 27-12-2022 - 12:33
    Lantik Pengurus Satkar Ulama Pekanbaru, Idris Laena Minta Bergerak Menangkan Airlangga dan Golkar
    Selasa 27-12-2022 - 12:11
    Sinotruk Soft Launching Produk Baru di Pekanbaru, Ini Spesifikasinya
    Rabu 21-12-2022 - 20:02
    Kepedulian Raja Matras Siak Hulu Obati Kerugian Korban Kebakaran
    Jumat 25-11-2022 - 13:37
    Lantik Satkar Ulama Jambi, Kader Harap KIB Tetapkan Airlangga Sebagai Capres
    Selasa 22-11-2022 - 21:28
    Pabrik Caisar Spring Bed Bantu Kasur dan Sembako pada Korban Kebakaran di Pekanbaru
    Selasa 22-11-2022 - 21:09
    Penuhi Undangan Mufti Rusia, Ketum Satkar Ulama Indonesia Diterima Perdana Menteri
    Senin 21-11-2022 - 08:19
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Bangai.iD | ruang inspiratif